Arriba Design, desain baru dunia informasi

Flashback yuk, Inilah Beberapa Perilaku Konsumen Pada Masa Pandemi

4

Setelah hampir satu tahun sudah pandemi Covid-19 melanda dunia. Penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-Cov-2 ini memaksa semua orang melakukan hal seperti pembatasan sosial atau lebih menjaga jarak antara satu dengan lainnya. Hal ini akan mempengaruhi perilaku konsumen dalam semua aspek kehidupan, termasuk dalam membeli kebutuhan sehari-hari. 

Setelah terjadinya masa pandemi ini, kebanyakan dari konsumen semakin peduli dengan aspek kesehatan, kelokalan, dan sadar akan pentingnya data. Maka dari itu, perusahaan perlu mempertimbangkan strategi penjualan yang seiring dengan pergeseran perilaku konsumen tersebut. Dalam menyusun strategi ini, perusahaan bisa mencari digital marketing agency terbaik seperti ideoworks yang dapat membantu perusahaan mencapai target penjualan. 

Terlebih lagi, perubahan perilaku dari konsumen saat pandemi ini diperkirakan akan permanen. Yang mana, perusahaan harus beradaptasi kembali dengan pergeseran perilaku dari konsumen dengan melakukan berbagai inovasi yang tak lepas dari digitalisasi. 

perilaku konsumen
perilaku konsumen

Berikut ini sejumlah perilaku konsumen yang mengalami perubahan: 

Konsumen lebih fokus pada harga dan kebutuhan serta lebih banyak mempertimbangkan faktor kesehatan. Survei dari PWC mencatat, 59% konsumen yang mengatakan lebih memilih terkait harga (price oriented) dan 50% mengaku lebih memilih produk eco-friendly atau ramah lingkungan. 

Dampak pandemi yang memberikan sebuah keterbatasan memang telah berdampak pada perputaran ekonomi yang pada akhirnya turut memukul pendapatan masyarakat. Daya beli yang menurun akan membuat masyarakat terfokuskan untuk membeli kebutuhan yang menjadi prioritas seperti makanan pokok dan produk kesehatan serta kebersihan. Sementara kebutuhan-kebutuhan yang kurang esensial dikesampingkan. 

Para konsumen juga lebih memperhatikan faktor kesehatan. Adapun produk-produk yang banyak dicari seperti, seperti tisu, sabun, hand sanitizer, desinfektan, hingga produk kebutuhan sehari-hari seperti makanan sehat, suplemen, atau minuman-minuman kaya gizi. 

Semua transaksi dilakukan secara online. Proses yang lebih banyak menggunakan media digitalisasi dalam kehidupan masyarakat dipastikan semakin cepat terjadi karena adanya pandemi. Banyak kebijakan terkait aspek social distancing membuat hampir semua kegiatan dilakukan secara online. Seperti hal nya, belanja kebutuhan rumah tangga hingga akses layanan internet untuk sekolah daring, bekerja di rumah, hiburan, telemedicine hingga berolahraga. 

Survei dari Global Consumer Insights Pulse oleh PWC pada Juni 2021 juga mencatat dalam 12 bulan terakhir, sebanyak 34% responden berbelanja online melalui perangkat komputer dan 38% melalui tablet. Adapun perilaku dari konsumen yang berbelanja via smartphone mencapai 44%. Konsumen yang berbelanja melalui smart home voice assistants mencapai 42%. 

PWC dalam survei tersebut menambahkan beberapa pertimbangan yang penting terkait hal nya pola belanja daring. 

Konsumen akan lebih menginginkan adanya pengalaman secara virtual terkait produk yakni 30% melalui augmented reality (AR) technology, 9% melalui konsultasi secara virtual, dan 9% melalui kolom chat di platform digital. 

Pergeseran belanja ke aktivitas online ini akan membuat model bisnis yang berlangganan atau lebih dikenal sebagai subscription memiliki potensi untuk berkembang. Pada dasarnya, belanja online menjadi hal yang sering dilakukan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Para pelanggan pun bisa mendapatkan hal yang alternatif  dan lebih hemat biaya serta lebih efisien. Keempat, konsumen semakin membutuhkan layanan yang cepat, efisien, dan bebas kontak. Pembayaran cashless atau non-tunai juga semakin banyak diminati. Dengan hal itu, survei ini memiliki perubahan perilaku bagi para konsumen oleh PWC juga menyebutkan bahwa konsumen yang berbelanja secara online dapat lebih praktis dengan adanya fitur pembayaran secara cashless atau pembayaran yang minim kontak sebanyak 23% responden. 

Dengan terjadinya hal itu, maka perusahaan dapat mengandalkan digital marketing agency terbaik untuk mengarahkan perusahaan agar mencapai promosi terbaiknya di ranah digital. Seperti hal nya, Ideoworks dapat membantu Anda untuk membaca perubahan perilaku dari konsumen di masa pandemi yang dapat Anda pilih berbagai desain promosi digital yang terbaik.