Arriba Design, desain baru dunia informasi

Inilah Resep Makanan Tradisional Kue Te’re

9

Kue te’re atau dikenal dengan sebutan kue banang-banang, merupakan cemilan ringan khas dari Kepulauan Selayar. Yang menjadikan kue ini terdengar  unik adalah dari bentuknya yang menyerupai jaring-jaring berwarna kecoklatan. Makanya sebagian masyarakat Selayar selalu menyebutnya kue jaring. Kue te’re ini termasuk pada kategori camilan ringan dan merupakan makanan khas yang wajib anda coba dan bawa pulang ketika berlibur ke Selayar. Jika penasaran dengan resep makanan tradisional khas Selayar ini, Anda bisa menyimak secara lengkap di resep cemilan GULAKU.

Kue te’re ini merupakan salah satu resep makanan tradisional indonesia yang sangat mudah dipraktekkan di rumah dan tidak terlalu sulit untuk membuatnya. Kue ini pun sangat cocok untuk dijadikan cemilan santai bersama kopi atau teh hangat. Rasanya sangat lezat, perpaduan rasa gurih dan manis dari GULAKU serta teksturnya pun lumayan kriuk renyah.

Untuk cara pembuatannya sendiri sangat mudah dan sederhana, bahkan resep makanan tradisional ini tidak akan menguras biaya, tenaga dan waktu. Resep kue ini sangat cocok menggunakan gula pasir GULAKU Tebu asli, karena teksturnya yang lebih halus dan konsistensi ukuran butirannya sangat pas untuk dikreasikan dengan resep makanan dan minuman apapun. Berikut cara pembuatan Kue te’re khas Kepulauan Selayar :

Resep Makanan Tradisional

Bahan:

  • Minyak Sayur secukupnya

  • 50 gr GULAKU Tebu

  • 25 gr Gula merah

  • 250 gr Tepung beras

  • Air secukupnya

Cara pembuatannya:

Campurkan GULAKU Tebu asli dan gula merah yang sudah diiris tipis dengan air secukupnya. Kemudian rebus dengan api sedang hingga mendidih, angkat dan tunggu sampai sedikit dingin. Campurkan air gula tersebut bersama tepung terigu, kemudian aduk hingga merata. Catatan penting, perhatikan jangan sampai terlalu encer.

Panaskan wajan atau teflon untuk memasaknya, tuangkan minyak secukupnya untuk menggoreng. Siapkan wadah berukuran sedang atau kecil untuk mencetak Kue te’re menjadi jaring-jaring memanjang. Biasanya masyarakat Selayar menggunakan kada’ro untuk mencetak adonan Kue te’re yaitu batok kelapa yang diberi lubang di tengahnya. Tuangkan adonan kue tersebut, kemudian goyangkan pelan – pelan secara melingkar hingga membentuk jaring-jaring benang tak beraturan.

 

Tunggu hingga adonan Kue te’re menjadi setengah matang, kemudian lipat dan gulung kue selagi panas menggunakan sutil. Tunggu hingga adonan yang digulung tersebut berubah warna menjadi kecoklatan, kemudian angkat dan tiriskan. Ulangi cara berikut hingga adonan kue habis. Kue te’re siap dihidangkan dan cemilan khas Selayar ini siap dinikmati.