Arriba Design, desain baru dunia informasi

Latih Motorik Halus Anak Dengan Kegiatan Berikut

8

Anak yang tengah dalam masa periode golden age atau yang sedang dalam masa pertumbuhan di rentang usia 1 sampai 8 tahun, sejatinya memerlukan dukungan yang maksimal dari kedua orang tuanya. Entah itu dari segi aspek asupan makanan dan minuman yang bergizi, dan juga dari dukungan aspek perkembangan anak usia dini yang banyak sekali ragamnya. 

Salah satu aspek perkembangan anak usia dini yang bisa mams dorong kepada si kecil saat dirumah adalah dengan mendorong aspek perkembangan fisik. Nah, untuk lebih memfokuskan si kecil dalam melatih perkembangan fisik khususnya keterampilan motorik halusnya, moms bisa lakukan berbagai kegiatan ini dirumah dengan sang buah hati tercinta. 

  • Bermain playdoh

Mainan playdoh atau lilin lunak ini merupakan salah satu mainan yang tengah digandrungi oleh para anak-anak milenial. Warnanya yang menarik serta teksturnya yang lunak, tentunya membuat mainan playdoh ini jadi banyak digemari oleh anak-anak. Dengan demikian mams bisa memanfaatkan permainan playdoh ini untuk memaksimalkan aspek perkembangan anak usia dini dengan anak di rumah.

Terlebih dengan melakukan permainan playdoh ini, sejatinya bisa merangsang sensor motorik halus anak. Saat anak sedang membentuk playdoh menyerupai sesuatu hal atau sekedar meremasnya saja, secara tidak langsung si kecil sudah melakukan koordinasi antara otot-otot kecilnya serta mata dengan tangannya.

aspek perkembangan anak usia dini
aspek perkembangan anak usia dini
  • Kegiatan menggambar serta mewarnai

Kegiatan menggambar serta mewarnai ini, tentunya sudah tidak asing lagi untuk kita temui. Bukan hanya sekedar mencoret-mencoret saja moms, faktanya kegiatan menggambar serta mewarnai untuk si kecil ini menyimpan banyak sekali manfaatnya. Seperti diantaranya bisa melatih daya imajinasi anak, daya kreativitas anak, dan juga melatih anak dalam melakukan koordinasi mata dan otot halus tangan saat memegang pensil gambar atau crayon. 

  • Melakukan kegiatan origami

Sama halnya dengan jenis kedua kegiatan diatas, kegiatan origami atau melipat-lipat kertas ini bisa membantu si kecil dalam melakukan koordinasi antara mata dengan tangannya. Tidak usah dengan bentuk-bentuk origami yang sulit, mams bisa mulai menyediakan potongan kertas berwarna warni dan melipat menjadi bentuk persegi panjang atau yang lainnya.

Yang terpenting adalah memperkenalkan dulu si kecil dengan kegiatan yang satu ini. Untuk bisa membantu memaksimalkan tumbuh kembang si kecil bisa disertai dengan meminum susu pertumbuhan dari Wyeth Nutrition.